post

AC Milan Rayu Real Madrid untuk Coba Pertahankan Brahim Diaz Musim Depan

potatoqq – Raksasa Serie A, AC Milan dikabarkan memiliki niat untuk mempertahakan gelandang serang yang dipinjam dari Real Madrid, Brahim Diaz pada musim depan.

Brahim Diaz dipinjam Milan dari Real Madrid sejak awal musim ini. Pemain 21 tahun itu pun menunjukkan performa cukup impresif di skuad Rossoneri.

Dari 19 laga yang sudah dilakoni Brahim Diaz di semua kompetisi musim ini, penggawa internasional Spanyol itu tercatat sudah menciptakan empat gol dan dua assist.

Rencana Milan
Masa peminjaman Brahim Diaz sejatinya akan berakhir pada 30 Juni 2021 mendatang. Hingga kini belum jelas apa rencana yang dimiliki Real Madrid terhadap sang gelandang setelahnya.

Kini seperti dilansir Marca, kubu Madrid berniat untuk mengajak diskusi Real Madrid untuk mencoba membuat Brahim Diaz bertahan lebih lama di Italia.

Milan diyakini memiliki dua rencana, antara merekrut Brahim Diaz secara permanen atau memperpanjang masa peminjaman pemain keturunan Maroko tersebut.

Situasi Brahim Diaz
Jika Brahim Diaz menunjukkan performa yang semakin mengkilap di sisa musim ini, bukan tidak mungkin harga jual eks pemain Manchester City itu bakal semakin mahal.

Real Madrid sendiri bisa jadi akan merelakan kepergian Brahim Diaz jika mereka mendapat uang penjualan yang bernilai cukup besar, melebihi nilai 17 juta euro ketika merekrutnya dari City.

Brahim Diaz sendiri sudah menegaskan bahwa untuk saat ini dirinya masih bahagia di Milan, meski juga tak menutup fakta bahwa ia ingin meraih kesuksesan bersama Real Madrid.

post

Marco Asensio is Back!

potatoqq – Marco Asensio menunjukkan performa yang solid pada tiga laga terakhir. Pemain 24 tahun seolah memberi pertanda bahwa dia sudah menemukan performa terbaik usai cedera panjang.

Asensio tampil bagus pada laga pekan ke-17 La Liga, saat Real Madrid berjumpa Celta Vigo. Pada duel di Estasion Alfredo Di Stefano, Minggu (3/1/2021) dini hari WIB, Madrid menang dengan skor 2-0.

Asensio membuat assist pada menit ke-6 untuk gol Lucas Vazquez. Lalu, pada menit ke-53, giliran Asensio yang mendapat assist dari Asensio untuk mencetak gol.

Real Madrid tidak pernah kalah dalam delapan laga terakhir di semua kompetisi. Madrid pun untuk sementara berada di puncak klasemen La Liga dengan 36 poin dari 17 laga yang sudah dimainkan.

Kembalinya Marco Asensio
Asensio tampil bagus pada tiga laga terakhir. Saat Madrid menang 2-0 atas Granada, dia membuat satu assist. Lalu, saat Madrid bermain imbang 1-1 lawan Elche, sepakan keras Asensio mengenai mistar sebelum disundul Luka Modric menjadi gol.

Pada duel melawan Celta Vigo, Asensio membuat satu gol dan satu assist. Bukan hanya itu, Asensio juga terlibat dalam 46 kali sentuhan bola selama 73 menit berada di atas lapangan.

Performa apik ini menegaskan bahwa Asensio telah bangkit dari cedera. Asensio mengalami cedera lututparah pada Juli 2019 lalu. Asensio baru sembuh pada Mei 2020 dan berjuang berada pada level terbaiknya.

Asensio memang telah bermain sejak fase akhir musim 2019/2020, tetapi dia belum menemukan rite permainan terbaiknya. Pelan tapi pasti, eks pemain Mallorca itu mulai mengembalikan performa terbaiknya.

Bukan Perkara Mudah
Asensio mengakui bahwa tidak mudah untuk bisa bangkit dari cedera. Asensio butuh waktu yang sangat lama. Bukan hanya soal performa di lapangan, tapi dia butuh kekuatan mental dan rasa percaya diri.

“Anda sedang melihatnya sekarang. Orang-orang tidak tahu bahwa ini proses panjang dari akumulasi kesempatan dan menit bermain yang saya dapat,” kata Asensio dikutip dari MARCA.

“Saya berada di jalur dan bekerja sangat keras untuk memberikan yang terbaik. Yang paling penting adalah tim mendapat tiga poin,” imbuh pemain internasional Spanyol tersebut.

post

Bukan Pogba, ini Pemain yang Paling Cocok Dibarter Dengan Dybala

potatoqq – Eks pelatih Juventus Fabio Capello mengatakan Paulo Dybala tidak layak ditukar dengan Paul Pogba tapi dengan Harry Kane.

Dybala sempat menjadi ujung tombak andalan Juventus. Akan tetapi sejak kedatangan Cristiano Ronaldo, ia tersisihkan ke bangku cadangan.

Di era Andrea Pirlo ini, pemain Argentina itu tampaknya makin sering tersisihkan. Maka dari itu, timbul spekulasi bahwa Dybala akan segera cabut dari Juventus.

Beberapa klub sudah dikaitkan dengan Dybala. Di antaranya PSG, Manchester United, dan Bayern Munchen.

Dybala Mirip Savicevic
Di mata Fabio Capello, Paulo Dybala adalah sosok pemain yang sebenarnya sangat top. Ia disebutnya punya visi yang ciamik, skill olah bola oke dan insting gol yang tajam.

Capello mengaku, sosok Dybala ini mengingatkannya pada legenda sepak bola Montenegro yang pernah bermain di AC Milan, Dejan Savicevic.

“Paulo mengingatkan saya pada Savicevic. Ia juga lebih suka memulai dari kanan. Ia memiliki visi yang hebat dan kemampuan menggiring bola yang istimewa,” pujinya pada Gazzetta dello Sport.

“Ia memiliki kekuatan besar di tubuh bagian bawah untuk menghindari tekel. Dybala lebih baik dalam penyelesaian akhir, sementara Dejan lebih seorang asisten. Ia melakukan umpan cepat. Yah, mungkin Dybala sedikit lebih individualistis,” tutur Capello.

Ogah Tukar Dybala Dengan Pogba
Kabar kepindahan Paulo Dybala ke Manchester United cukup santer terdengar. Sebab kabarnya ia akan dijadikan tumbal oleh Juventus agar bisa memuluskan transfer Paul Pogba.

Kabar ini belum tentu kebenarannya. Namun jika seandainya kabar itu akurat, Fabio Capello menentang rencana tersebut.

Sebab menurutnya Dybala tak cocok ditukar dengan Pogba. Dikatakannya, pemain asal Argentina itu lebih cocok ditukar dengan bomber Tottenham, Harry Kane.

“Kubilang saya tidak akan menukar Dybala untuk mendapatkan Pogba. Jika saya bisa, saya akan menukarnya dengan striker Inggris Tottenham Harry Kane,” cetus Capello.

Paulo Dybala sendiri sebelumnya dikabarkan mungkin akan segera meneken kontrak baru di Juventus. Sebab menurut Presiden Bianconeri yakni Andrea Agnelli, Dybala sudah menerima proposal kontrak baru dari klub.

post

Man City Ditahan Imbang, Guardiola: Kami Sudah Lepas 26 Tembakan

potatoqq – Josep Guardiola hanya bisa meratapi peluang-peluang Manchester City yang terbuang usai ditahan imbang West Brom dengan skor 1-1, Rabu (16/12/2020). Guardiola tahu Man City seharusnya memenangi laga ini.

Man City sebenarnya unggul terlebih dahulu lewat gol Ilkay Gundogan di menit ke-30, tapi West Brom bisa menyamakan kedudukan di ujung babak pertama melalui sepakan Semi Ajayi yang dibelokkan Ruben Dias.

Man City lalu mendominasi babak kedua, melepas 26 tembakan sepanjang laga. Sayangnya hanya 7 tembakan yang tepat sasaran, tanda bahwa Man City lagi-lagi membuang-buang peluang.

Lepas 26 tembakan
Guardiola tidak bisa menjelaskan lebih banyak soal kekalahan timnya kali ini. Man City sudah bermain baik, sudah menciptakan peluang, hanya tak bisa mencetak gol.

“Kami tidak menciptakan banyak peluang di babak pertama, mereka memasang banyak pemain di belakang, kami kesulitan memenangi second ball. Di babak kedua kami melakukan segalanya, hanya tak bisa mencetak gol,” kata Guardiola kepada Goal.

“Kami sudah menciptakan peluang yang cukup untuk memenangi pertandingan, saya kira 26 tembakan.”

“Anda hanya perlu membuat bolanya masuk. Kami kesulitan dengan itu,” imbuhnya.

Memang berbeda
Lebih lanjut, Guardiola tahu musim ini timnya tak sebaik musim lalu, perbedaannya sangat kentara. Baginya hasil buruk imbang dengan West Brom ini tidak bisa diterima.

“Kami harus optimistis. Anda tidak perlu jadi sangat cerdas untuk melihat perbedaan antara tahun ini dengan tahun sebelumnya soal hasil-hasil kami,” sambung Pep.

“Ini bukan masalah kepercayaan diri. Sergio Aguero cedera selama empat bulan, tapi kami sudah menciptakan banyak peluang, kami ada di sana hanya tak bisa mencetak gol.”

“Jarak dengan puncak liga tidak terlalu jauh tapi Anda harus bisa mengalahkan West Brom di kandang sendiri,” tutupnya.

post

Manchester United Memang Akrab dengan Liga Europa Sejak Sir Alex Ferguson Pensiun

potatoqq – Manchester United harusnya tidak perlu kaget kala harus bermain di Liga Europa. Sebab, Setan Merah mulai sering berlaga di Liga Europa sejak Sir Alex Ferguson pensiun.

Ferguson pensiun dari United pada 2013 lalu. Pria asa Skotlandia menandai musim terakhirnya di United dengan gelar juara Premier League dan lolos ke babak 16 Besar Liga Champions.

Sejak pensiunnya Ferguson, United belum pernah juara Premier League lagi. Di Liga Champions, United pernah mencapai babak perempat final, tetapi belum mampu juara seperti era Ferguson.

Berakhirnya era Ferguson menjadi momen penting bagi United. Bukan hanya di Inggris, tapi juga di Eropa. Sebab, United kini mulai akrab dengan Liga Europa. Tak percaya? Simak uraiannya di bawah ini ya Bolaneters.

Kisah Manchester United dan Liga Europa
Musim 2013/2014, musim pertama United setelah Ferguson pensiun, mereka tampil bagus di Liga Champions. United lolos ke perempat final, tetapi kalah dari Bayern Munchen dengan agregat 4-2.

Pada musim selanjutnya, United tidak berlaga di kompetisi Eropa.

Pada musim 2015/2016, United kembali ke Liga Champions, tetapi gagal lolos dari fase Grup. United kemudian terlempar ke babak 32 Besar Liga Europa, tetapi kalah dari Liverpool di babak 16 Besar.

Musim 2016/2017, United bermain di Liga Europa lagi. Kali ini, tim racikan Jose Mourinho meraih catatan bagus dengan menjadi juara.

United kemudian berlaga di Liga Champions dua musim beruntun, musim 2017/2018 dan 2018/2019. Akan tetapi, Marcus Rashford dan kolega tidak pernah melaju lebih dari babak perempat final.

Bermain di Liga Europa [Lagi]
Manchester United bermain di Liga Europa musim 2019/2020 lalu. Langkah Setan Merah cukup perkasa sejak fase grup. Akan tetapi, mereka harus terhenti di babak semifinal karena kalah dari Sevilla.

Pada laga yang digelar satu leg saja, United kalah 1-2 dari Sevilla.

United akan kembali berlaga di Liga Europa pada musim 2020/2021, walau belum resmi. United masih harus menunggu hasil akhir laga PSG vs Istanbul Basaksehir. Apa pun hasil laga itu, United akan berlaga di Liga Europa.

Laga PSG vs Basaksehir dihentikan karena ada insiden rasisme dari wasit ke-4 pada asisten pelatih Basaksehir.

Napas Inter Milan di Liga Champions Belum Habis

PotatoQQ, Monchengladbach – Napas Inter Milan sukses mengalahkan Borussia Moenchengladbach 3-2 di Liga Champions. Harapan Nerazzurri untuk lolos ke fase gugur belum habis.

Di Borussia Park, Rabu (2/12/2020) dini hari WIB, kedua tim saling jual beli serangan, hingga lima gol tercipta di laga ini. Inter unggul lebih dulu lewat sepakan Matteo Darmian (17′). Gladbach kemudian berhasil menutup babak pertama dengan skor imbang lewat gol Alassane Plea (45+1′).

Napas Inter Milan di Liga Champions Belum Habis

02 Desember 2020 @PotatoQQ

Laga semakin seru di babak kedua. Inter sempat menjauh 3-1 berkat dua gol dari Romelu Lukaku (64′ dan 73′), namun tuan rumah mampu menipiskan keunggulan, lagi-lagi melalui Plea (76′). Gladbach sempat mencetak gol ketiga namun dianulir karena offside dan Inter pun mengunci kemenangan.

Napas Inter Milan

Meski hasil ini belum mengubah posisi Inter sebagai juru kunci klasemen Grup B, namun koleksi 5 poin yang diraih membuat skuad asuhan Antonio Conte kembali bernyawa di Liga Champions. Jarak mereka dengan tiga pesaing lainnya semakin dekat.

“Kami pantas meraih kemenangan dan sejujurnya tak perlu sampai harus menderita di akhir laga seperti tadi. Kami mengalahkan pemuncak klasemen dan kami kini hidup lagi,” kata Conte kepada Sky Sport Italia seusai laga.

“Saya berterima kasih kepada para pemain, mereka memiliki semangat yang tepat. Ketika mereka bersikap saling menolong dan menjadi kekuatan tim yang sesungguhnya, kami bisa menciptakan banyak masalah untuk tim lawan.”

“Performa seperti inilah yang membuktikan tim ini ada dan bersatu. Kami semua bergerak ke arah yang sama dan ingin memberikan kebahagiaan untuk para suporter,” kata allenatore 51 tahun itu.

Hingga matchday kelima, Gladbach masih di puncak klasemen dengan 8 poin, disusul Shakhtar Donetsk dengan 7 poin. Real Madrid juga mengumpulkan tujuh poin, namun kalah head-to-head dengan Shakhtar. Persaingan di grup B merupakan yang paling sengit di antara grup lain.

Dengan kondisi yang ada, satu-satunya cara agar Inter lolos ke 16 besar adalah dengan mengalahkan Shakhtar di matchday pamungkas pekan depan, dan Gladbach harus menang atas Madrid.

Mampukah Inter lolos dari lubang jarum? Menarik ditunggu hasilnya pekan depan.

post

Stadion Diego Armando Maradona Akan Diresmikan Pekan Depan

PotatoQQ, Naples – Nama baru stadion Napoli akan segera diresmikan. Walikota Naples Luigi de Magistris mengumumkan nama Stadio San Paolo akan berganti menjadi Stadion Diego Armando Maradona.

Napoli memang ingin mencantumkan nama Maradona pada stadion mereka sejak lama, jauh sebelum sang legenda meninggal dunia pada Rabu (25/11/2020) lalu. Setelah El D10S wafat, wacana itu pun semakin kencang direalisasikan.

Stadion Diego Armando Maradona Akan Diresmikan Pekan Depan

02 Desember 2020 @PotatoQQ

Stadion Diego Armando Maradona

Beberapa nama sempat diusulkan, seperti San Paolo-Maradona hingga Stadio Diego Armando Maradona. Namun pada akhirnya nama terakhir yang dipilih. Tak butuh waktu lama, pergantian nama itu akan diresmikan bulan ini juga.

Baca juga: ‘Di Naples, Maradona Lebih Berarti daripada San Gennaro’
De Magistris mengatakan Napoli sudah bisa memakai nama baru pada stadion mereka pada laga kandang berikutnya, yakni pada saat melawan Real Sociedad di Liga Europa pada Jumat (11/12) dini hari WIB.

“Saya sudah membaca sejumlah proposal alternatif, tapi akhirnya nama yang akan diambil adalah Stadio Diego Armando Maradona,” kata De Magistris kepada Il Messaggero, dikutip Football Italia.

“Prosedur (pergantian nama) akan dilakukan secepat mungkin. Hari ini (Selasa, 1 Desember) sudah ada rapat komisi, dan Jumat lalu saya sudah menelepon pemerintah kota, dan kami akan menuntaskan prosesnya.”

Baca juga: Walikota Naples: San Paolo Kini Jadi Diego Armando Maradona Stadium
“Saya percaya nama baru stadionnya sudah bisa diresmikan pada laga kandang Napoli berikutnya,” kata De Magistris yakin.

Maradona memang menjadi legenda yang dielu-elukan suporter Napoli hingga kini. Muralnya banyak ditemui di sudut-sudut Naples.

Hal itu tak lepas dari keberhasilannya membawa Partenopei meraih dua gelar Serie A, satu Coppa Italia, dan satu Piala UEFA. Ia juga mengantar Argentina menjadi juara Piala Dunia 1986 dengan berstatus pemain Napoli, yang membuatnya kian dipuja.

 

post

Untuk Marcus Rashford , Bruno Fernandes Ikhlas Tidak Mengambil Penalti

PotatoQQ, Manchester – Untuk Marcus Rashford, Bruno Fernandes memberikan peluang penalti ke Marcus Rashford waktu menantang Istanbul Basaksehir. Walau sebenarnya, ia dapat membuat hat-trick bila maju selaku algojo.

Fernandes tampil canggih saat Manchester United melayani Istanbul Basaksehir di pertandingan ke-4 Group H Liga Champions di Stadion Old Trafford, Rabu (25/11/2020) pagi hari WIB. Bintang Portugal itu telah mencatatkan 2 gol saat pertandingan baru saja berjalan 20 menit.

Untuk Marcus Rashford, Bruno Fernandes Ikhlas Tidak Mengambil Penalti

Gol pertama Fernandes diciptakan di menit ke enam melalui bola sepakan di luar kotak penalti. Saat itu gol ke-2 bekas kapten Sporting CP itu dibikin lewat tendangan jarak dekat pada menit ke-19.

Demi Marcus Rashford, Bruno Fernandes Rela Tak Ambil Penalti

25 November 2020 @PotatoQQ

Bruno Fernandes bahkan juga bisa mencatatkan hat-trick saat MU mendapatkan peluang hadiah penalti pada menit ke-33. Bukannya ambil peranan selaku pelaksana eksekusi, ia malah memberi kesempatan itu ke Marcus Rashford, yang selanjutnya berhasil melakukan pekerjaan dengan prima.

MU tutup paruh pertama dengan keunggulan 3-0. Istanbul Basaksehir sempat cetak 1 gol di set ke-2 , saat sebelum gol Daniel James pastikan kemenangan 4-1 club asal Manchester itu.

Sehabis laga, Fernandes memaparkan fakta dianya memberi peluang menyepak penalti ke Rashford. Keputusan itu diambilnya untuk dapat menolong Rashford berkompetisi dalam persaingan perebutan gelar top scorer Liga Champions.

Sudah pasti ada dalam pikiran saya untuk mengakhiri hat-trick dari penalti, tetapi Rashford ialah pengambil penalti yang luar biasa dan salah satunya pembuat gol paling banyak di gelaran ini. Akhirnya saya memberikannya bola, diambil dari situs sah UEFA.

Setiap pemain jelas kepengin hat-trick, tapi setelah pertandingan Premier League saya bilang ke Rashy [Rashford]. Rashy adalah salah satu top skor di Liga Champions, saya pikir penting baginya untuk
terus bersaing di sana dan percaya diri,” tutur Bruno Fernandes tentang pilihannya memberi kesempatan menendang penalti kepada Marcus Rashford.

post

Seluruh Orang di Chelsea Sayang Olivier Giroud Liga Champions

PotatoQQ, Rennes – Seluruh Orang di Chelsea sayang Olivier Giroud jadi pemasti kesuksesan Chelsea mengamankan ticket 16 besar Liga Champions sediri kemungkinan. Pemain The Blues juga mengerubungi Giroud.

Giroud marak diberitakan pengin tinggalkan Chelsea pada Januari 2021. Faktanya sebab sulit memperoleh menit bermain, khususnya pada musim inilah baru tampil 8x di seluruh gelaran dan cuman sekali selaku starter.

Seluruh Orang di Chelsea Sayang Giroud

25 November 2020 @Potatoqq

Performa paling akhir Giroud selaku alternatif berbuah manis untuk Chelsea. Waktu berkunjung ke basis Rennes di Roazhon Park pada matchday ke-4 Group E Liga Champions, Rabu (25/11/2020) pagi hari WIB, Giroud masuk pada menit ke-69 gantikan Tammy Abraham.

Chelsea pada waktu itu dalam status pimpin 1-0 melalui gol Callum Hudson-Odoi pada menit ke-22. Rennes menyeimbangi melalui gol Serhou Guirassy pada menit ke-85.

Seluruh Orang di Chelsea Sayang Giroud

Nah, team tamu bersorak sesudah Giroud cetak gol di injury time. Ia berhasil menyobek gawang Rennes habis menanduk bola rebound shooting Timo Werner.

Seputar sembilan pemain Chelsea di atas lapangan langsung mengerubungi Giroud, yang memberi kemenangan untuk The Blues. Tambahan tiga point sekalian pastikan Chelsea raih ticket ke 16 besar saat tersisa dua laga kembali.

Manager Frank Lampard memperjelas jika Giroud memperlihatkan sikap profesional di tengah-tengah isu pengin keluar. Lampard memperjelas reaksi pemain Chelsea waktu gol Giroud memperlihatkan begitu keutamaan penyerang asal Prancis itu.

“Itu suatu hal yang baik darinya. Tidak itu saja, tapi kualitas menjaga bola dan fisiknya oke. Saya memiliki masalah masalah penyeleksian sebab ada Tammy yang bermain bagus, dan Giroud terus berperan dengan profesionalisme itu dan mengagumkan,” kata Lampard seperti diambil dari situs Chelsea.

“Giroud akan memperoleh menit bermainnya, ia menjadi starter sebab kami mempunyai agenda yang padat. Anda menyaksikan reaksi semacam itu di seputar gawang bukan karena hanya itu ialah gol kemenangan di beberapa menit paling akhir, tapi sebab Giroud melakukan tindakan sama seperti yang ia kerjakan tiap hari. Itu memperlihatkan apakah arti untuk team ini,” Lampard memperjelas.

Giroud sempat diberitakan pengin mencoba Liga Italia dibanding pulang daerah ke Prancis. Juventus sempat disebut pengin Giroud saat sebelum sukses memperoleh Alvaro Morata.

post

Hanya Satu yang Bisa Hentikan Ketajaman Harry Kane Musim Ini, Apa Itu?

potatoqq – Ketajaman di depan gawang lawan yang diperlihatkan striker Tottenham, Harry Kane musim ini hanya bisa dihentikan oleh satu hal. Keyakinan ini dilontarkan oleh eks kapten Manchester United, Gary Neville.

Akhir pekan kemarin, Kane mencatat prestasi luar biasa. Golnya ke gawang West Brom menjadi gol ke-150 Kane di Premier League, sekaligus gol ke-200 dalam 300 laga bersama Spurs.

Secara keseluruhan, musim ini Kane tampil luar biasa dengan menyumbang 13 gol dan 10 assist dari 14 pertandingan di semua kompetisi, termasuk kualifikasi Liga Europa.

Penilaian Neville
Bagi Neville, Kane merupakan sosok ujung tombak terbaik di Premier League musim ini. Catatan gol dan assistnya sudah membuktikan anggapan tersebut.

Meski demikian, Neville mewanti-wanti kepada Spurs jika di tengah musim Kane mengalami cedera, maka performa tim secara keseluruhan juga bakal turun.

“Satu-satunya hal yang dapat menghentikan Harry Kane melakukan segalanya dalam pertandingan, memecahkan setiap rekor, adalah cedera,” ujar Neville dalam podcast bikinannya.

Mirip Alan Shearer
Lebih lanjut, Neville juga menilai bahwa Kane memiliki banyak kemiripan dengan sosok striker legendaris Premier League, Alan Shearer.

“Alan Shearer jelas merupakan striker terbaik dalam sejarah Premier League dalam hal rekor golnya. Dia adalah striker terbaik yang pernah bermain untuk Inggris, dalam hal pemain nomor sembilan, dan Rooney saya tempatkan di sana bersamanya,” tutur Neville.

“Harry Kane memiliki begitu banyak kesamaan dalam permainannya, dalam hal mentalitas, sedingin es, tampaknya tidak gentar jika dia melewatkan kesempatan, tersentak jika penjaga gawang menyelamatkan satu peluang, dia akan kembali dan melakukan hal yang benar. Mencetak gol adalah proses bagi mereka, di mana dia tahu di mana targetnya,” imbuhnya.

“Itu metodis, dan dia brilian. Dia profesional yang hebat, dan Inggris beruntung memilikinya.” tukasnya.