post

AC Milan Rayu Real Madrid untuk Coba Pertahankan Brahim Diaz Musim Depan

potatoqq – Raksasa Serie A, AC Milan dikabarkan memiliki niat untuk mempertahakan gelandang serang yang dipinjam dari Real Madrid, Brahim Diaz pada musim depan.

Brahim Diaz dipinjam Milan dari Real Madrid sejak awal musim ini. Pemain 21 tahun itu pun menunjukkan performa cukup impresif di skuad Rossoneri.

Dari 19 laga yang sudah dilakoni Brahim Diaz di semua kompetisi musim ini, penggawa internasional Spanyol itu tercatat sudah menciptakan empat gol dan dua assist.

Rencana Milan
Masa peminjaman Brahim Diaz sejatinya akan berakhir pada 30 Juni 2021 mendatang. Hingga kini belum jelas apa rencana yang dimiliki Real Madrid terhadap sang gelandang setelahnya.

Kini seperti dilansir Marca, kubu Madrid berniat untuk mengajak diskusi Real Madrid untuk mencoba membuat Brahim Diaz bertahan lebih lama di Italia.

Milan diyakini memiliki dua rencana, antara merekrut Brahim Diaz secara permanen atau memperpanjang masa peminjaman pemain keturunan Maroko tersebut.

Situasi Brahim Diaz
Jika Brahim Diaz menunjukkan performa yang semakin mengkilap di sisa musim ini, bukan tidak mungkin harga jual eks pemain Manchester City itu bakal semakin mahal.

Real Madrid sendiri bisa jadi akan merelakan kepergian Brahim Diaz jika mereka mendapat uang penjualan yang bernilai cukup besar, melebihi nilai 17 juta euro ketika merekrutnya dari City.

Brahim Diaz sendiri sudah menegaskan bahwa untuk saat ini dirinya masih bahagia di Milan, meski juga tak menutup fakta bahwa ia ingin meraih kesuksesan bersama Real Madrid.

post

Marco Asensio is Back!

potatoqq – Marco Asensio menunjukkan performa yang solid pada tiga laga terakhir. Pemain 24 tahun seolah memberi pertanda bahwa dia sudah menemukan performa terbaik usai cedera panjang.

Asensio tampil bagus pada laga pekan ke-17 La Liga, saat Real Madrid berjumpa Celta Vigo. Pada duel di Estasion Alfredo Di Stefano, Minggu (3/1/2021) dini hari WIB, Madrid menang dengan skor 2-0.

Asensio membuat assist pada menit ke-6 untuk gol Lucas Vazquez. Lalu, pada menit ke-53, giliran Asensio yang mendapat assist dari Asensio untuk mencetak gol.

Real Madrid tidak pernah kalah dalam delapan laga terakhir di semua kompetisi. Madrid pun untuk sementara berada di puncak klasemen La Liga dengan 36 poin dari 17 laga yang sudah dimainkan.

Kembalinya Marco Asensio
Asensio tampil bagus pada tiga laga terakhir. Saat Madrid menang 2-0 atas Granada, dia membuat satu assist. Lalu, saat Madrid bermain imbang 1-1 lawan Elche, sepakan keras Asensio mengenai mistar sebelum disundul Luka Modric menjadi gol.

Pada duel melawan Celta Vigo, Asensio membuat satu gol dan satu assist. Bukan hanya itu, Asensio juga terlibat dalam 46 kali sentuhan bola selama 73 menit berada di atas lapangan.

Performa apik ini menegaskan bahwa Asensio telah bangkit dari cedera. Asensio mengalami cedera lututparah pada Juli 2019 lalu. Asensio baru sembuh pada Mei 2020 dan berjuang berada pada level terbaiknya.

Asensio memang telah bermain sejak fase akhir musim 2019/2020, tetapi dia belum menemukan rite permainan terbaiknya. Pelan tapi pasti, eks pemain Mallorca itu mulai mengembalikan performa terbaiknya.

Bukan Perkara Mudah
Asensio mengakui bahwa tidak mudah untuk bisa bangkit dari cedera. Asensio butuh waktu yang sangat lama. Bukan hanya soal performa di lapangan, tapi dia butuh kekuatan mental dan rasa percaya diri.

“Anda sedang melihatnya sekarang. Orang-orang tidak tahu bahwa ini proses panjang dari akumulasi kesempatan dan menit bermain yang saya dapat,” kata Asensio dikutip dari MARCA.

“Saya berada di jalur dan bekerja sangat keras untuk memberikan yang terbaik. Yang paling penting adalah tim mendapat tiga poin,” imbuh pemain internasional Spanyol tersebut.

post

Bukan Pogba, ini Pemain yang Paling Cocok Dibarter Dengan Dybala

potatoqq – Eks pelatih Juventus Fabio Capello mengatakan Paulo Dybala tidak layak ditukar dengan Paul Pogba tapi dengan Harry Kane.

Dybala sempat menjadi ujung tombak andalan Juventus. Akan tetapi sejak kedatangan Cristiano Ronaldo, ia tersisihkan ke bangku cadangan.

Di era Andrea Pirlo ini, pemain Argentina itu tampaknya makin sering tersisihkan. Maka dari itu, timbul spekulasi bahwa Dybala akan segera cabut dari Juventus.

Beberapa klub sudah dikaitkan dengan Dybala. Di antaranya PSG, Manchester United, dan Bayern Munchen.

Dybala Mirip Savicevic
Di mata Fabio Capello, Paulo Dybala adalah sosok pemain yang sebenarnya sangat top. Ia disebutnya punya visi yang ciamik, skill olah bola oke dan insting gol yang tajam.

Capello mengaku, sosok Dybala ini mengingatkannya pada legenda sepak bola Montenegro yang pernah bermain di AC Milan, Dejan Savicevic.

“Paulo mengingatkan saya pada Savicevic. Ia juga lebih suka memulai dari kanan. Ia memiliki visi yang hebat dan kemampuan menggiring bola yang istimewa,” pujinya pada Gazzetta dello Sport.

“Ia memiliki kekuatan besar di tubuh bagian bawah untuk menghindari tekel. Dybala lebih baik dalam penyelesaian akhir, sementara Dejan lebih seorang asisten. Ia melakukan umpan cepat. Yah, mungkin Dybala sedikit lebih individualistis,” tutur Capello.

Ogah Tukar Dybala Dengan Pogba
Kabar kepindahan Paulo Dybala ke Manchester United cukup santer terdengar. Sebab kabarnya ia akan dijadikan tumbal oleh Juventus agar bisa memuluskan transfer Paul Pogba.

Kabar ini belum tentu kebenarannya. Namun jika seandainya kabar itu akurat, Fabio Capello menentang rencana tersebut.

Sebab menurutnya Dybala tak cocok ditukar dengan Pogba. Dikatakannya, pemain asal Argentina itu lebih cocok ditukar dengan bomber Tottenham, Harry Kane.

“Kubilang saya tidak akan menukar Dybala untuk mendapatkan Pogba. Jika saya bisa, saya akan menukarnya dengan striker Inggris Tottenham Harry Kane,” cetus Capello.

Paulo Dybala sendiri sebelumnya dikabarkan mungkin akan segera meneken kontrak baru di Juventus. Sebab menurut Presiden Bianconeri yakni Andrea Agnelli, Dybala sudah menerima proposal kontrak baru dari klub.

post

Man City Ditahan Imbang, Guardiola: Kami Sudah Lepas 26 Tembakan

potatoqq – Josep Guardiola hanya bisa meratapi peluang-peluang Manchester City yang terbuang usai ditahan imbang West Brom dengan skor 1-1, Rabu (16/12/2020). Guardiola tahu Man City seharusnya memenangi laga ini.

Man City sebenarnya unggul terlebih dahulu lewat gol Ilkay Gundogan di menit ke-30, tapi West Brom bisa menyamakan kedudukan di ujung babak pertama melalui sepakan Semi Ajayi yang dibelokkan Ruben Dias.

Man City lalu mendominasi babak kedua, melepas 26 tembakan sepanjang laga. Sayangnya hanya 7 tembakan yang tepat sasaran, tanda bahwa Man City lagi-lagi membuang-buang peluang.

Lepas 26 tembakan
Guardiola tidak bisa menjelaskan lebih banyak soal kekalahan timnya kali ini. Man City sudah bermain baik, sudah menciptakan peluang, hanya tak bisa mencetak gol.

“Kami tidak menciptakan banyak peluang di babak pertama, mereka memasang banyak pemain di belakang, kami kesulitan memenangi second ball. Di babak kedua kami melakukan segalanya, hanya tak bisa mencetak gol,” kata Guardiola kepada Goal.

“Kami sudah menciptakan peluang yang cukup untuk memenangi pertandingan, saya kira 26 tembakan.”

“Anda hanya perlu membuat bolanya masuk. Kami kesulitan dengan itu,” imbuhnya.

Memang berbeda
Lebih lanjut, Guardiola tahu musim ini timnya tak sebaik musim lalu, perbedaannya sangat kentara. Baginya hasil buruk imbang dengan West Brom ini tidak bisa diterima.

“Kami harus optimistis. Anda tidak perlu jadi sangat cerdas untuk melihat perbedaan antara tahun ini dengan tahun sebelumnya soal hasil-hasil kami,” sambung Pep.

“Ini bukan masalah kepercayaan diri. Sergio Aguero cedera selama empat bulan, tapi kami sudah menciptakan banyak peluang, kami ada di sana hanya tak bisa mencetak gol.”

“Jarak dengan puncak liga tidak terlalu jauh tapi Anda harus bisa mengalahkan West Brom di kandang sendiri,” tutupnya.

post

Manchester United Memang Akrab dengan Liga Europa Sejak Sir Alex Ferguson Pensiun

potatoqq – Manchester United harusnya tidak perlu kaget kala harus bermain di Liga Europa. Sebab, Setan Merah mulai sering berlaga di Liga Europa sejak Sir Alex Ferguson pensiun.

Ferguson pensiun dari United pada 2013 lalu. Pria asa Skotlandia menandai musim terakhirnya di United dengan gelar juara Premier League dan lolos ke babak 16 Besar Liga Champions.

Sejak pensiunnya Ferguson, United belum pernah juara Premier League lagi. Di Liga Champions, United pernah mencapai babak perempat final, tetapi belum mampu juara seperti era Ferguson.

Berakhirnya era Ferguson menjadi momen penting bagi United. Bukan hanya di Inggris, tapi juga di Eropa. Sebab, United kini mulai akrab dengan Liga Europa. Tak percaya? Simak uraiannya di bawah ini ya Bolaneters.

Kisah Manchester United dan Liga Europa
Musim 2013/2014, musim pertama United setelah Ferguson pensiun, mereka tampil bagus di Liga Champions. United lolos ke perempat final, tetapi kalah dari Bayern Munchen dengan agregat 4-2.

Pada musim selanjutnya, United tidak berlaga di kompetisi Eropa.

Pada musim 2015/2016, United kembali ke Liga Champions, tetapi gagal lolos dari fase Grup. United kemudian terlempar ke babak 32 Besar Liga Europa, tetapi kalah dari Liverpool di babak 16 Besar.

Musim 2016/2017, United bermain di Liga Europa lagi. Kali ini, tim racikan Jose Mourinho meraih catatan bagus dengan menjadi juara.

United kemudian berlaga di Liga Champions dua musim beruntun, musim 2017/2018 dan 2018/2019. Akan tetapi, Marcus Rashford dan kolega tidak pernah melaju lebih dari babak perempat final.

Bermain di Liga Europa [Lagi]
Manchester United bermain di Liga Europa musim 2019/2020 lalu. Langkah Setan Merah cukup perkasa sejak fase grup. Akan tetapi, mereka harus terhenti di babak semifinal karena kalah dari Sevilla.

Pada laga yang digelar satu leg saja, United kalah 1-2 dari Sevilla.

United akan kembali berlaga di Liga Europa pada musim 2020/2021, walau belum resmi. United masih harus menunggu hasil akhir laga PSG vs Istanbul Basaksehir. Apa pun hasil laga itu, United akan berlaga di Liga Europa.

Laga PSG vs Basaksehir dihentikan karena ada insiden rasisme dari wasit ke-4 pada asisten pelatih Basaksehir.

Bale Sempat Waswas Tertular Corona dari Matt Doherty

PotatoQQ,  Jakarta – Gareth Bale Sempat Waswas mengaku saat mendengar kabar Matt Doherty dinyatakan positif COVID-19. Kedua pemain itu sempat berada satu lapangan.

Wales berhasil mengalahkan Republik Irlandia 1-0 pada ajang UEFA Nations League, Senin (16/11/2020) dini hari WIB. Selepas pertandingan, bek kanan Irlandia, Matt Doherty, dinyatakan terpapar virus Corona.

Bale Sempat Waswas Tertular Corona dari Matt Doherty

18 November 2020 @PotatoQQ

Bale sempat cemas dengan hal itu. Dia khawatir bakal tertular meski minim kontak dengan rekan satu timnya di Tottenham Hotspur.

“Ini menjadi perhatian bagi semua orang ketika Anda telah memainkan seseorang dan Anda berada dalam kontak dekat dengan mereka di lapangan,” kata Bale seperti dikutip dari Football London.

Pada akhirnya, tak ada pemain Wales yang tertular virus Corona setelah menjalani laga melawan Republik Irlandia. Bale sangat senang dengan hasil negatif yang keluar jelang lanjutan UEFA Nations League melawan Finlandia, Kamis (19/11/2020) dini hari WIB.

“Ini kabar baik bahwa semua orang dites negatif dan sekarang kami hanya bisa berkonsentrasi pada permainan,” sambungnya.

Bale juga sudah menghubungi Doherty untuk menanyakan kondisi terkini. Dia mengontak bersama dengan Ben Davies, yang juga bermain untuk Tottenham.

“Saya dan Ben (Davies) telah berbicara dengannya sebentar dan dia baik-baik saja, dia hanya mendapat gejala ringan,” Bale mengungkapkan.

“Mudah-mudahan dia pulih dengan baik, tidak memiliki masalah dan akan kembali bermain secepat mungkin,” Bale menegaskan.

Kecemasan Bale tentu bisa dikatakan wajar. Andai tertular virus Corona, dia harus setidaknya absen lebih dari satu pekan dan bakal menyulitkan masa penyesuaiannya di periode kedua bersama Tottenham.

post

Hanya Satu yang Bisa Hentikan Ketajaman Harry Kane Musim Ini, Apa Itu?

potatoqq – Ketajaman di depan gawang lawan yang diperlihatkan striker Tottenham, Harry Kane musim ini hanya bisa dihentikan oleh satu hal. Keyakinan ini dilontarkan oleh eks kapten Manchester United, Gary Neville.

Akhir pekan kemarin, Kane mencatat prestasi luar biasa. Golnya ke gawang West Brom menjadi gol ke-150 Kane di Premier League, sekaligus gol ke-200 dalam 300 laga bersama Spurs.

Secara keseluruhan, musim ini Kane tampil luar biasa dengan menyumbang 13 gol dan 10 assist dari 14 pertandingan di semua kompetisi, termasuk kualifikasi Liga Europa.

Penilaian Neville
Bagi Neville, Kane merupakan sosok ujung tombak terbaik di Premier League musim ini. Catatan gol dan assistnya sudah membuktikan anggapan tersebut.

Meski demikian, Neville mewanti-wanti kepada Spurs jika di tengah musim Kane mengalami cedera, maka performa tim secara keseluruhan juga bakal turun.

“Satu-satunya hal yang dapat menghentikan Harry Kane melakukan segalanya dalam pertandingan, memecahkan setiap rekor, adalah cedera,” ujar Neville dalam podcast bikinannya.

Mirip Alan Shearer
Lebih lanjut, Neville juga menilai bahwa Kane memiliki banyak kemiripan dengan sosok striker legendaris Premier League, Alan Shearer.

“Alan Shearer jelas merupakan striker terbaik dalam sejarah Premier League dalam hal rekor golnya. Dia adalah striker terbaik yang pernah bermain untuk Inggris, dalam hal pemain nomor sembilan, dan Rooney saya tempatkan di sana bersamanya,” tutur Neville.

“Harry Kane memiliki begitu banyak kesamaan dalam permainannya, dalam hal mentalitas, sedingin es, tampaknya tidak gentar jika dia melewatkan kesempatan, tersentak jika penjaga gawang menyelamatkan satu peluang, dia akan kembali dan melakukan hal yang benar. Mencetak gol adalah proses bagi mereka, di mana dia tahu di mana targetnya,” imbuhnya.

“Itu metodis, dan dia brilian. Dia profesional yang hebat, dan Inggris beruntung memilikinya.” tukasnya.

post

Cristiano Ronaldo Sudah Kembali, Bagaimana Strategi Juventus di Markas Ferencvaros?

potatoqq – Pelatih Juventus, Andrea Pirlo memberi kisi-kisi mengenai strategi yang akan ia terapkan kala timnya meladeni tantangan tuan rumah Ferencvaros, Kamis (5/11/2020) dini hari WIB.

Kabar bagus didapat Juventus dengan kembalinya sang megabintang, Cristiano Ronaldo yang sebelumnya absen di dua matchday awal akibat positif Covid-19.

Ronaldo sendiri sudah diturunkan sebagai pemain pengganti dalam laga kontra Spezia akhir pekan kemarin. Hebatnya, CR7 langsung mencetak dua gol.

Kisi-Kisi Pirlo
Dalam konferensi pers jelang pertandingan, Pirlo pun menyatakan bahwa kembalinya Ronaldo tak akan mempengaruhi strategi yang bakal ia terapkan di markas Ferencvaros.

“Sistemnya tetap sama, hanya saja para pemain dan karakteristiknya berubah. Weston McKennie memainkan peran yang sama seperti yang dilakukan Aaron Ramsey atau Dejan Kulusevski di laga lainnya,” ujar Pirlo seperti dikutip Football Italia.

“Saya merasa itu adalah opsi terbaik melawan Spezia untuk melebarkan sayap Juan Cuadrado dan memberinya dukungan, tetapi ide sepak bola kami tidak akan berubah.” tambahnya.

Senang Ada Penonton
Tak seperti di Italia, pertandingan sepak bola di Hungaria bisa ditonton secara langsung di stadion meski jumlahnya dibatasi. Pirlo pun senang dengan hal ini.

“Itu adalah hal positif untuk tim tuan rumah dan tim tamu, karena memberi para pemain rasa kesulitan, potensi risiko dan dapat membangunkan beberapa bek yang mungkin membiarkan pikiran mereka mengembara,” tutur Pirlo.

Juventus saat ini masih menempati peringkat kedua di Grup G dengan perolehan tiga poin, setingkat di bawah Barcelona yang memuncaki klasemen dengan enam poin.

post

Manchester United vs RB Leipzig: Solskjaer Bakal Amati Dayot Upamecano

potatoqq – Tidak seperti biasanya, Ole Gunnar Solskjaer mau bicara sedikit lebih banyak soal pemain tim lain. Pemain yang dimaksud adalah Dayot Upamecano, bek tengah muda yang lama dihubungkan dengan Setan Merah.

Manchester United bakal menjamu RB Leipzig pada matchday 2 Grup H Liga Champions 2020/21, Kamis (28/10/2020) besok. Inilah alasan Solskjaer mau bicara soal Upamecano, yang sekarang merupakan salah satu pemain terpenting Leipzig.

Upamecano masih 22 tahun dan digadang-gadang sebagai salah satu calon bek tengah terbaik di masa mendatang. Wajar jika namanya dihubungkan dengan berapa klub top, salah satunya MU.

Selalu ada spekulasi
Solskjaer menegaskan bahwa sebenarnya dia tidak suka bicara terlalu banyak soal pemain tim lain, tapi kali ini situasinya berbeda, sebab MU akan berhadapan langsung dengan Upamecano.

Memang Solskjaer tidak mengonfirmasi bahwa MU akan bergerak mendatangkan Upamecano, tapi setidaknya akan mengamati.

“Selalu ada rumor dan spekulasi soal pemain bagus yang dikaitkan dengan Manchester United,” buka Solskjaer kepada Goal internasional.

“Saya selalu berusaha menghargai itu, mereka adalah pemain tim lain dan saya tidak mau berkomentar untuk setiap pemain yang dihubungkan dengan kami.”

“Namun, karena dia [Upamecano] bermain melawan kami besok, saya tahu dia adalah pemain yang sangat bagus dan kami bisa menyaksikannya dari dekat besok,” imbuhnya.

Ancaman Leipzig
Lebih lanjut, Solskjaer sendiri tidak mau timnya sampai lengah menghadapi Leipzig. Memang Lepzig bukan tim terkuat di Bundesliga, tapi pasukan Julian Nagelsmann ini selalu menyimpan kejutan.

“Mereka adalah klub yang telah naik level dengan luar biasa dan hampir selalu berkembang di setiap musimnya,” sambung Solskjaer.

“Musim lalu, mereka finis di peringkat ketiga Bundesliga. Mereka memulai musim dengan sangat baik, mencapai semifinal Liga Champions, dan sungguh mengincar trofi.”

“Ada pelatih muda yang menarik dan adaptif, serta pemain-pemain muda dengan energi luar biasa,” tutupnya.

post

Real Madrid Terseok-seok, Zidane: Tim Lain Juga Gitu Kok

potatoqq – Real Madrid takluk 0-1 saat menjamu tim promosi, Cadiz, pada duel La Liga akhir pekan lalu. Kekalahan ini tentu memicu kritik pedas terhadap Zinedine Zidane dan skuadnya.

Madrid tampil jauh di bawah standar saat melawan Cadiz kemarin. Hanya dua tembakan tepat sasaran, padahal mendominasi hingga 75% penguasaan bola.

Los Blancos pun baru mencetak enam gol dari lima laga La Liga sejauh ini. Catatan minor yang membuktikan masalah mereka di lini serang: tidak ada pencetak gol tangguh.

Zidane tahu itu, dan dia tidak mencoba membantah. Dia mengakui timnya pantas dikritik, tapi menurutnya bukan hanya Madrid yang buruk di awal musim ini.

Memang pantas dikritik
Kekalahan dari Cadiz kemarin datang di momen terburuk. Madrid akan menghadapi dua pertandingan penting pekan ini: kontra Shakhtar Donetsk di Liga Champions tengah pekan ini, dan menyambangi Barcelona akhir pekan nanti.

Bagi Zidane, kekalahan dari Cadiz kemarin seharusnya melecut semangat tim. Laga kontra Shakhtar nanti bisa jadi kesempatan untuk bangkit.

“Saya kira kami memang pantas dikritik seperti yang sudah beredar setelah kekalahan itu,” buka Zidane di laman resmi RealMadrid.

“Akan tetapi sekarang adalah kesempatan kami untuk membalikkan keadaan. Semoga Anda akan melihat Real Madrid yang berbeda.”

Bisa bangkit
Zidane pun tak ragu sedikit pun akan kualitas timnya. Dia mengakui Madrid belum mencapai level terbaik, tapi bukan berarti tidak bisa, hanya butuh waktu.

“Saya kira, kapan pun segalanya berjalan sulit, tim ini terbukti bisa bangkit dan membuktikan diri. Benar ada momen-momen dalam semusim ketika performa kami merosot,” sambung Zidane.

“Kemarin [vs Cadiz] seharusnya kami bisa bermain lebih baik dan saya yakin kami bisa lebih baik lagi.”

Bukan hanya Madrid
Lebih lanjut, jika boleh berdalih, Zidane merasa bukan hanya timnya yang kerepotan di awal musim ini.

Ada banyak faktor, salah satunya karena pramusim yang terlalu singkat, dampak pandemi virus corona. Sebab itu, baginya kondisi Madrid masih aman.

“Saya kira Anda harus memandangnya lebih luas lagi,” lanjut pelatih berdarah Prancis ini.

“Jika Anda tidak hanya melihat kami, lihat tim-tim lain juga, tidak ada klub yang memulai musim dengan brilian, banyak yang kesulitan,” tutupnya.